Carlo Ancelotti Bongkar Rahasia Prestasi Menarik Real Madrid

003922400_1648205114-Ilustrasi_-_Carlo_Ancelotti_dikelilingi_Benzema_dan_Toni_Kroos

Berita Bola Liga Spanyol, Carlo Ancelotti Bongkar Rahasia Prestasi Menarik Real Madrid

Real Madrid menunjukkan prestasi yang luar biasa. Los Blancos sulit dihentikan lawan-lawannya, baik di kompetisi domestik La Liga maupun Liga Champions.

Diketahui Real Madrid mengunci gelar juara La Liga 2021/2022 akhir minggu lalu. Mereka menang besar 4-0 atas Espanyol, yang kemudian memastikan pesta juara Liga Spanyol untuk yang ke-35 kali

Hanya berselang 3 hari, El Real melanjutkan kesuksesan di Liga Champions. Mereka mendepak Man City melalui pertandingan yang dramatis untuk membalikkan situasi.

Real Madrid menundukkan Man City dengan skor 3-1 di putaran kedua semifinal UCL 2021/22. Los Blancos tertinggal 0-1 sampai menit ke-89, lalu berbalik menang dengan 2 gol di menit ke-90 dan satu gol di extra time.

Kemenangan atas Man City ini terbilang luar biasa. Hingga menit ke-89, harapan lolos Madrid ke final UCL hanya 1%, tapi faktanya kondisi itu tidak bisa menghalangi Real Madrid untuk menang dan berhak tampil di final untuk menantang Liverpool.

Rahasianya

Juara La Liga dan kemenangan atas Man City di Liga Champions menunjukkan bahwa Madrid bukan tim biasa. Sayangnya, isu negatif juga tidak serta-merta hilang, Madrid dianggap beruntung.

Kumpulan Prediksi Bola Liga Spanyol : Raphael Varane Setuju Erik Ten Hag Sosok Yang Tepat Buat Manchester United

Ancelotti juga dikritik sebagai pelatih yang kurang variasi cara. Pemain yang sama diturunkan dari laga ke laga, tidak banyak kejutan.

Biar begitu, ketika diminta menjelaskan rahasia Madrid, Ancelotti menjawab: “Hal pertama yang saya sadari adalah kerendahan hati. Tidak ada pemain arogan di sini dengan ego besar,” katanya.

“Memiliki ego memang bukan hal buruk karena terkadang dapat memaksimalkan potensi seseorang, tapi tim ini diisi oleh para pemain rendah hati,” lanjut Ancelotti.

Tekad Besar

Menurut Ancelotti, Madrid bisa tampak begitu menyatu karena para pemain memang saling mendukung sepanjang musim. Tidak ada pemain yang sirik dengan pemain lainnya.

“Tidak ada 1 pun pemain yang merasa lebih penting daripada yang lain. Mereka tidak merasa kalah penting jika kurang mendapatkan menit bermain,” sambung Ancelotti.

“Selain itu, ada pula beban jersey. Pemain yang menggunakan seragam Real Madrid merasakan sesuatu yang spesial,” jelas pelatih dari Italia.