Pengakuan Kevin De Bruyne, Manchester City Sempat Panik Pada Pertandingan Minggu Terakhir Liga Inggris

093942700_1649634968-AP22100595230682

Berita Bola Liga Inggris, Pengakuan Kevin De Bruyne, Manchester City Sempat Panik Pada Pertandingan Minggu Terakhir Liga Inggris

Gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne mengungkapkan timnya sempat panik ketika bertemu Aston Villa pada pertandingan minggu terakhir Liga Inggris 2021/2022 hari Minggu (22/05/2022) malam WIB.

Kepanikan tersebut lantaran Manchester City sempat tertinggal 0-2 dari Aston Villa sampai Laga masuk menit 69.

Beruntung kemudian Manchester City mencetak 3 gol berturut-turut dan akhirnya memenangkan pertandingan lewat skor 3-2. Manchester City pun menghabiskan diri sebagai juara Liga Inggris musim ini.

“Mungkin (Man City panik) beberapa kali, tapi ini situasi yang normal. Tapi kami mencoba tetap sesantai mungkin. Tapi terkadang, kami sedikit panik,” ucap Kevin De Bruyne.

Ilkay Gundogan Pengubah

Lebih lanjut Kevin De Bruyne menceritakan masuknya pemain pengganti, Ilkay Gundogan sudah mengubah situasi.

Apalagi menurutnya gol kedua Gundogan yang membuat skor 1-2 telah mengubah sikap dan atmosfer di Etihad Stadium.

Kumpulan Prediksi Bola Liga Inggris : Lagi Butuh, Pep Guardiola Akan Pertahankan Gabriel Jesus Di Manchester City

“Pada skor (Manchester City ketinggalan) 1-2, itu mengubah segala situasi buat saya pribadi. Stadion, atmosfer, para pemain, semua berubah,” ucap Kevin De Bruyne.

“Kami tidak lagi melihat ke belakang usai itu. Anda hanya harus terus maju,” lanjutnya.

Man City Istimewa

Pada kesempatan lain, manajer Manchester City, Pep Guardiola, menyebut timnya pada musim ini istimewa.

Pep Guardiola merasa bangga dengan keberhasilan Manchester City menjuarai Liga Inggris musim ini. Baginya, pemain City adalah legenda dan istimewa karena berhasil meraih 4 trofi juara dalam 5 musim terakhir.

“Kami adalah legenda. Ketika Anda memenangkan 4 trofi Liga Inggris dari 5 musim, maka itu karena pemain Manchester City sangat istimewa. Kami akan terus dikenang,” ucap Guardiola.

“Kami pernah juara dengan 100 poin, trofi kedua diraih di Brighton, menang di kandang dengan pemain-pemain kami adalah yang terbaik. 4 trofi Liga Inggris dalam 5 tahun mungkin pencapaian terbaik yang telah kami lakukan dalam karier kami,” lanjutnya.